Demi Satu Tujuan

Unknown | 04.42 | 1komentar
Sekian lama rasa resah yang datang
menghampiri tanpa kuharap
berharap saat ini hanya ilusi
tak nyata dalam kenyataan
namun semua fakta, bukan mimpi bunga tidur....

Demi satu tujuan.........
putaran waktu rubahkan semua
masih disini berharap ini berlalu
kami beraksi dengan cara kami
tiada terpaksa, ini panggilan jiwa
yang telah ada sebelum terlahir....

detik menit waktu yang berganti tak goyahkan
semangat! hilang ditengah lesu dan rendah nyali
melihat realita sesama kawan saling menjual
hilangnya idiologi terbeli ambisi hasilnya apatis
berdasar kosong yang searah.......

Semua demi satu tujuan.......
masih ada waktu, walau terasa lama
harapan tetap diatas, walau jalan berliku
aku.... kau, kita dan mereka adalah pelaku
bukan penonton, catatlah bagianmu didalam sejarah
baktikan cinta dalam bukti yang nyata untuk perjuangan

biarlah segala resah, rasa kita bersama hilang tersapu
tak tinggalkan ambisi, ego pecahkan tujuan kita
semakin kita sadari, semakin kita dapat bersama melawan
ini fakta, bukan ilusi.....satu langkah di dalam perlawanan

merebut hak kesulungan yang kita miliki.................

semua demi satu tujuan, kebebasan sejati
diatas negeri penuh misteri
saat ini, masa kini dan masa depan anak cucu.........

INDONESIA TAKUT PAPUA MERDEKA

Unknown | 04.40 | 0 komentar
Indonesia takut kepada setiap gerak langkah OPM-TPN,DIPLOMAT2 dan gerakan setiap faksi yg ada.
Maka sekarang para pejabat dan petinggi MILITER RI merekrut Badan Intelijen Negara,rakyat sipil asli orang papua dan non papua yang lama di papua untuk memata-matai setiap gerakan orang papua didalam negeri maupun diluar negeri.
Di INDONESIA Bidang Ekonomi,pertambangan,bahan2 mentah hasil SDA smua berasal dri papua kemudian diolah di jawa dan jual ke papua dgn harga mahal dan semua rakyat miskin asal jawa,Batak,Toraja,Manado,Makasar,NTT,AMBON dan orang melayu lainnya hidup di papua bagaikan sorga bagi mereka. karena dipapualah mengurangi beban negara, mengurangi tngkat kemiskinan di drh mereka karena papua dikuasai semua bidang mulai dri Birokrasi(Satpam,staf,kasubdin,kasubag,kedin,sekda sampai bupati dan wakil bupati juga 90% dikuasai oleh mereka(Para penjajah) dan bidang ekonomi,TNI,POLRI, medis Pedagang kaki lima transportasi darat,laut mereka kuasai. Rakyat papua dipinggirkan ditanah mereka sendiri.
aneh ketika Orang Asli Papua kerja di daerah mereka sangat susah sistem pemerintahan di tanah ras melayu sama persis sistem pemerintahan kerajaan hanya pemerintahan di papua sja demokrasi karena berbagai suku,ras dan agama bisa kerja dipapua.
Saya sebagai anak tanah papua tidak terima perlakuan ini mari kita LAWAN sampai PAPUA harus merdeka dari negara KOLONIAL Indonesia negara kafir. (
Curahan Hati Rakyat Papua Barat)

Tak Ada Kata Lain Selain LAWAN

Unknown | 04.39 | 0 komentar
Jangan Berpikir bahwa kebohongan, kepalsuan, dan kejehatan yang berakar lama akan hilang karena kebaikan para penguasa.
Jangan berpikir mereka mencintai kebenaran, keadilan, dan kejujuran.
Tetapi, marilah kita belajar dari sejarah.
Sejarah telah cukup bercerita bahwa kebohongan, kepalsuan, dan kejahatan telah mengakibatkan penderitaan bagi Rakyat Papua Barat. Kejahatan itu akan menjalar kemana saja, termasuk dalam ke dalam hidup kita. Kita memang selalu senasib dan mempunyai musuh yang sama.

Tidak ada kata lain yang bisa kami sampaikan, kecuali mengajak untuk Melawan....Lawan dan Lawan. Jangan sampai sejarah lama terulang kembali, yaitu sejarah kebohongan, kepalsuan, dan kejahatan. Tetapi, demi kebenaran, maka tidak ada pilihan lain kecuali Lawan dan Lawan. "Akhirnya Kebenaran bisa di salahkan tetapi tidak bisa di kalahkan." (
Curahan Hati Rakyat Papua Barat)

MAJU TAK GENTAR KATAKAN LAWAN.

Unknown | 04.36 | 0 komentar
RASA damai kian mahal saja di Papua. Kekerasan dan pembunuhan tiada henti meneror Bumi Cenderawasih. Eskalasinya bahkan semakin merisaukan dari waktu ke waktu. Ini tanda bahwa masa depang bangsa ini sangat curam.
Wajah retak Papua membuat banyak nyawa melayang sia-sia. Korban berjatuhan dari hari ke hari, sampai kapan akan berakhir ini semua, apakah dengan kondisi yang kita hadapi apakah kita diam
membisu?
Berduka, berkabung dan menyesali tak kan pernah mampu mengubah keadaan. Hanya bergerak, melangkah dan berbuatlah yang bisa menggantikan kedukaan menjadi kebahagiaan. Hati yang terluka adalah seumpamanya besi bengkok, walau telah diketuk, sulit kembali menjadi bentuk asalnya.
Ingatlah, kepedihan kita hari ini akan terasa indah dan manis saat kita mengingatnya kelak.
Jika Anda menginginkan sesuatu yang belum anda miliki, maka Anda akan harus melakukan sesuatu yang belum pernah anda lakukan. Jika enggan mengambil risiko, kita tak akan pernah kalah. Tapi tanpa berani menanggung risiko, Anda tak akan pernah menang.
Ketakutan adalah teman terbaik sekaligus musuh terburuk. Ini seperti api. Jika bisa mengendalikannya, itu bisa untuk memasak dan menghangatkan rumah. Sebaliknya jika tidak bisa mengendalikan justru akan membakar dan menghancurkan kita, dan usirlah ketakutan yang ada dalam diri kita, sebab ketakutan itu merupakan musuh utama kita.Yang terbaik adalah : "kita telah mencobanya", dan yang terburuk adalah : "Aku akan mencobanya"
Kita HARUS tahu kita bisa menang, kita HARUS berpikir kita bisa menang, dan kita harus merasakan kita bisa menang. Untuk meraih kesuksesan, tidaklah cukup dengan melakukan yang terbaik. Terkadang kita harus melakukan apa yang diperlukan Arti penting manusia bukan terletak pada apa yang dia peroleh, melainkan apa yang sangat ia rindukan untuk diraih . Kita hidup untuk saat ini, kita bermimpi untuk masa depan, dan kita belajar untuk kebenaran abadi.
Manusia adalah makhluk satu-satunya yang dapat menebang pohon, mengolahnya menjadi lembaran kertas, dan menulis Stop Penggundulan Hutan diatas kertas tersebut. Inti keperjuangan adalah menjalani dengan usaha dan ditambahi dengan keiklasan.

MAJU TAK GENTAR KATAKAN LAWAN. (
Curahan Hati Rakyat Papua Barat)
 

KEADILAN DI TANAH KIAN MAHAL, PEMERINTAH INDONESIA IBARAT BUAH KENDONDONG TERLIHAT INDAH DARI KULIT NAMUN DALAM PENUH DENGAN DURI

Unknown | 04.34 | 0 komentar
Sungguh ironis dan sangat mengerikan nasib Bangsa Papua Barat, mengapa keadilan di tanah Papua kian mahal untuk dinikmati, apakah manusia Papua di tanah Papua itu ditempatkan oleh Tuhan untuk dimusnakan dari tanahnya sendiri ? atas nama pembangunan atas nama penegakan hukum orang Papua terus menerus dibantai dari tahun ke tahun, berawal dari tahun 1963 sampai detik ini harapan hidup masa depan akan cucu bangsa Papua terancam Punah.

Air Mata dan darah terus mengalir seantero tanah Papua Barat, selama 51 Tahun Papua diitegerasikan ke dalam NKRI kekerasan belum berakhir Resim Orde Lama Resim Orde Baru, masuk lagi reformasi namun kekerasan dengan kekuatan militer belum juga memberikan sebuah keadilan bagi Rakyat Papua Barat.

Keadilan kedamaian di tanah Papua terlalu mahal untuk dinikmati oleh rakyat Papua Barat seperti manusia lain di muka bumi ini. Negara tidak menjami keselamatan rakyatnya, Rakyat Papua barat terus menyerit kesakitan darah dan air mata terus mengalir.

Pemerintah Indonesia di Papua seperti Buah Kendondong

Atas nama penegakan Hukum rakyat Papua Barat terus di korbankan atas nama pembangunan rakyat rakyat Papua terus menjadi minioritas di tanahnya sendiri. Pembangunan menjadi topeng untuk merampas hak Tanah rakyat Papua Barat. Resim demi Resim terus sili berganti belum memberikan dampak yang postif bagi rakyat Papua Barat, Pemerintah terlihat Seperti Buah Kendondong terlihat bagus dari kulitnya namun didalamya penuh dengan duri dan urat, begitulah pemerintah indonesia di Papua seperti buah kendongdong, pemerintah dan TNI/POLRI terlihat baik dan di media masa selalu mempublikkasikan tentang pembangunan dan kesejahtraan namun dalam perakteknya pembangunan, kesejatraan, dan penegakan hukum hanya topeng melegalkan pemerintah Indonesia melakukan penindasan dan pembantaian serta perampasan tanah adat terus berjalan.

Praktek genosida manusia Papua

Peraktek pemusnahan Manusia Papua dilakukan oleh pemerintah dengan berbagai peraktek secara sistematis dan terustruktur, melegalkan pengiriman minuman keras dari luar Papua dengan lebel khusus,penualan Minuman keras secara bebas di berbagai kota di Papua dengan alasan bahwa minuman keras menghasilkan pendapatan Daerah PAD yang lebih besar bagi kabupaten kota di Papua.pada hal minuman keras berpengaru tingginya angkah HIV di Papua dan juga meningkatnya pembunuhan dan hancurnya kasus moral manusia Papua.

Pembunuhan melalui HIV AIDS anigka penyakit menular tersebut di Papua dari Tahun ke takun semakin meningkat belum ada upaya yang konkrt dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi penyakit yang mematikan tersebut, penyebab angkah HIV di papua karena mengancam pemusnahan manusia Papua.

Pembunuhan melalui Pengobatan gratis dan Keluarga Berenca (KB) sebenarnya KB tidak layak untuk di terapkan di Papua karena Jumlah Manusia Papua lebih kesil dibandingkan manusia di Pulau jawa, dampak memperlakukanya KB memberikan kebebasan atau pelung untuk orang melakukan hubungan seks bebas karena karena tidak mukin hamil, akhirnya angka HVI terhada Ibu-ibu rumah tangga dan remaja sangat tinggi.
Pembunuhan melalui tima panas dengan stikma separatis, Gerakan Pengacau Keamanan (GSB) Kerakan Sipil Bersenjata (KSB), Kerombolan, Orang Tak Dikenal (OTK) dan lain –lain Sitikma ini selalu dipakai oleh pemerintah dan TNI polri untuk melakukan peraktek pemusnahan manusia papua, Setiap orang asli Papua bebrbicara demi keadilan dan kebenaran serta berteriak atas tanah mereka dirampas oleh pemerintah selalu menistikmakan separatis pada akhirnya mereka harus dibunuh dibunuh dengan tima panas dengan alasan menghambat pembangunan, selain itu selalu mengistikmakan separatis dan GPK dan lain-lain

Ide Separatis dan Teroris Jadi Proyek TNI Polri

Tidak ada separatis dan teroris di Papua Barat, yang ada hanyalah rakyat yang tuntu hak penentuan nasib sendiri yang secara legal dilindungi oleh hukum internasional. Ide separatis dan teroris diciptakan oleh negara untuk memojokan perjuangan legal orang Papua Barat, juga diciptakan oleh TNI Polri yang memiliki nafsu perluasan teritori TNI.Polri dan uang. Demi uang saja, negara tipu aparat negara dan aparat negara tipu negara alias “baku tipu rame”.

Stigmanisasi “ Teroris” adalah langkah baru jurus lama Negara Republik Indonesia untuk membungkam Perjuangan Papua Merdeka. Sebelumnya, sejak proses aneksasi Papua oleh Indonesia, stigma “ hitam,keriting dan bodoh” telah dipasang sejak lama dan memasung pikiran dan ruang gerak Orang Papua sejak operasi Trikora 1961 hingga Reformasi 1988. Kini sejak 1988 hingga 2012, perjuangan Papua makin mengkistal dan mendapat tempat di dunia international, cara lama memasang stigma kembali terjadi dari “ Bodoh” menjadi “ Teroris”.

Indonesia gencar dengan promosi UP4B sebagai bentuk keseriusan pemerintah membangun orang Papua tapi dengan memasang stigma “Teroris” telah terjadi pemutarbalikan fakta dan pembohongan yang dinilai “Sesat Pikir”. Indonesia dinilai gagal dalam membangun manusia Papua. Indonesia dinilai tidak mampu bahkan tidak memiliki itikad baik sedikitpun untuk membangun manusia Papua. Selain itu kini menerapkan Otsus Plus atau Pemerintahan Papua merupakan sebuh sitem yang akan menghancurkan masa depan dan harapan hidup orang papua.
Ketidakmampuan negara dalam mengatasi gejolak politik Papua Merdeka dengan memberikan stigma"Teroris" kepada Orang Papua dinilai merupakan sebuah konspirasi licik bahwa Indonesia menunjukan dirinya semakin tidak berdaya menghadapi Gerakan. Papua Merdeka.

Resim SBY Budiyono

Resim SBY Budiyono akan berahir dalam tahun ini, apakah dalam tahun 2014 setelah pemilihan persiden barua akan kah ada perubahan dan keadilan di tanah papua ? yang menjadi pertanyaan adalah SBY latar belakang dari partai democrat di angkap orang mengerti demokrasi dan mengedepakan Hak Asasi Manusia namun dalam perakteknya resim SBY penuh dengan pertumpahan darah dan air mata. SBY pembunuh berdara dingin dan penuh dengan kejahan kemanusian di Tanah Papua, SBY menanamkan beni kebenzian rakyat papua kepada pemrintahan Indonesia di tanah Papua.

Pesta demokrasi di Indonesia akan berlangsung dalam tahun 2014 pada bulan april mendatang, baik itu pemilihan Legislatif maupun Eksekutif maupun pilpres, apakah kita yakin bahwa ke depan persinden barus di indonesi akan manjamin keselamatan manusia Papua dari kepunahan ?

Apkah kita Yakin bahwa manusia Papua akan di sejatrahkan oleh pemerintahn baru yang akan mendatang ? sulit untuk kita pastikan bahwa resim yang akan datang mampu menjamin kesejahtraan rakyat papua dan keselamatan nasib masa depan orang Papua di kemudian hari.

Belum tentu hal perubahan akan terjadi kepeminpinan persiden yang akan dating karena calon persiden dalam pilpres yang akan mendatang semuanya latar belang Militer seperti Wiranto adalah baret Hijo orang pernah melakukan pembantaian rakyat sipil di biak Papua, pernah melakukan operasi di Aceh dan tmor Leste, Sedangkan calon persiden Prabowo Wiranto salah Peminpim miler baret merah, kopasus yang pernah melakukan operasi di Mapinduma dan Operasi Pada tahun 77 dan prabowo juga pernah melakukan operasi di Timur leste. Sedangkan Yokowi gubernur DKI Jakarta saat ini menjadi persiden kemukianan besar dia tidak tau kondisi papua sehingga dia akan mengandalkan kekuatan militer di Papua Barat. Kemudian Yokowi dicalonkan oleh partai PDIP partai yang dipimpin oleh Mega Wati yan pernah Membunuh peminpin Besar bangsa Papua Theys H Eluay pada saat itu Megawati Persiden Indonesia.

Dengan demikian jika orang Papua harus mempertimgbangkan baik-baik untuk menghadapi pesta demokrasi yang akan dating, jika Rakyat Papua Barat ikut dalam pemilihan persiden yang akan dating makan secara tidak langsung kita sendiri memperpajang sejarah penindasan dan pemusnahan Manusia Papua dari Bumi cendrwash.

Sebab tujun pemerintah Indonesia di papua bukan manusianya melainkan kekayaan alamya, sesuai dengan pernyataan Ali Mutopo bahwa, setelah Terikora mengatakan bahwa:

(Kami mencaplok wilayah Irian Barat ke dalam Pangguan Ibu pertiwi bukan karena kami mencintai mas-mas Irin barat Namun kami itegerasi Irian Barat Karena kami mencintatai Emas-Emas Papua, jadi Jika orang Irian mau Mendirikan Negara berarti mereka (orang Papua) mita pada Allah mereka supaya Tuhan Allah memberikan pulau di Pasifik supaya mereka mendirikan Negara mereka disana, Negara Boneka Butan belanda harus dibubarkan.)

Sesuai dengan kutipan Ali Murtopo diatas maka kini hal tersebut telah terbukti bahwa selama 52 Tahun lebih NKRI menduduki di Tanah Papua pemerintah tidak membangun orang Papua namun yang ada hanya pembunuhan dan penindasan perampasan hak tanah adat, pemerkosaan marginalisasi penculikan darah terus mengalir di negeri ini.

Apakah orang Papua akan ikut dalam pesta demokrasi yang akan mendatang untuk memilih persiden dan wakil persiden untuk lima tahun kedepan ? jika demikian maka jangan heran bahwa tahun 2020 orang Papua akan tinggal nama pulau ini akan dikuasi oleh orang asing yang dating dari luar. Jika kita tidak mau orang papua punah dari tanah Papua mari kita lebih baik Golput Karen Golput adalah Hak ada kami tidk ada Undang –undang yang melarang melarang orang Golput.
Jika kita tetap mempertahankan penjajahan NKRI melalui pesta demokrasi di Papua maka jangan kita menyesal dikumudian hari penindasan akan terus menigkat dan orang papua lambat laun akan punah dari tanah ini. Semoga hal ini menjadi perhatian kita bersama demi masa depan anak cucu Bangsa Papua yang akan datang.(Nesta Gimbal,
Curahan Hati Rakyat Papua Barat)

SELAMATKAN TONG PU BUDAYA PAPUA

Unknown | 04.32 | 0 komentar

Jayapura 17 Februari 2013. Polisi membubarkan dan blockade aksi budaya di jayapura, Aksi budaya yang dikordinir oleh Koalisi Pemuda Mahasiswa Bangkit (KPMB) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM ) BEM Uncen tersebut dibubarkan paksa oleh Kepolisian Polresta Kota Jayapura.

Aksi budaya papua pada hari ini 17 Februari 2014 dimulai pada pukul 08.00 WPB. Pagi masa berkumpul di depan kapura Uncen perumnas III waena, kemudia masa lain berkumpul di depan kantor pos Abepura, Aksi Budaya tersebut dilakukan dalam sebuah tema yang merupakan tuntutan utama adalah ( Selamatkan Tong Pu Budaya Papua ) dalam aksi tersebut semua masa aksi menggunakan pakaian adat dan budaya Papua.

Sejak pagi masa melakukan orasi politik di depan Gapura uncen kemudian pada pukul 10.00 WPB masa bergerak locmack dari perumnas III ke abepura, pada saat masa sampi di lampu merah Polisi memblokade masa aksi. Beberapa kordinator lapagan melakukan negosiasi dengan pihak aparat kepolisian namun polisi tidak gubris dan tetap melarang masa aksi untuk melanjudkan aksi demo damai tersebut, dan secara paksa membubarkan masa aksi.

Pada awalnya panitia aksi melayangkan surat pemberitahuan ke Polresta dan Polda Papua bahwa KPMB akan melakukan aksi demo damai dengan bentuk aksi seni budaya, sesuai dengan surat pemberitahukan ke polisi pada hari ini masa rakyat yang terkabung dalam KPMB dan Bem uncen tersebut melakukan aksi budaya secara damai namun lagi-lagi polda papua melalui kapolresta jayapuara membubarakan masa aksi secara paksa.

Polisi dalam hal ini polresta jayapuara membubarakan dan memblokade masa aksi dengan alasan bahwa di Indonesia tidak ada budaya seperti yang kalian pake, kamu segera bubar karena kamu membawa abudaya darimana ? Indonesia tidak ada budaya seperti ini tegasnya KIKI KURNIA wakil Kapolresta Jayapura sataunnya polisi yang sedang menghadang masa di Lampu merah waena.

Setelah polisi dibawa Pimpinan Wakil Kapolresta Jayapura Kiki Kurnia memblokade dan membubarkan masa aksi tersebut sehingga masa kembali berkumpul di depan gapura uncen dan melakuakan pembakaran di jalan dan menkelar akasi di perumnas III waena. Pada saat gelar aksi di depan gabura uncen, hal ini menadakan bahwa pembunggaman ruang demokrasi di Papua terus dilakukan oleh kepolisian Polda di seluruh tanah air Papua Barat, selain itu Polisi juga telah menhianati budaya papua, dimana pada saat polisi menghadang masa aksi tersebut mengatakan bahwa di Indonesia tidak ada budaya seperti ini jadi kalian bawa budaya darimana katanya, hal ini membuat masa aksi marah.

Dalam aksi tersebut masa aksi mengancam bahwa jika polisi menyagkal mengianati budaya kami maka, Kami rakyat papua akan melakukan aksi yang lebih besar dengan budaya Papua, dan akan boikot pilpres 2014 tegasnya salah satu masa aksi dalam orasinya, selain itu dalam aksi budaya tersebut kordinator aksi Beny Wetipo menyerukan Kepada rakyat Papua dan semua Pihak selamatkan budaya Papua dari persaingan budaya asing yang mengancam Ras Budaya Papua. (Nesta Gimbal ,
Curahan Hati Rakyat Papua Barat)



Share Button
 
Media Merdeka : KNPB NEWS | AMP Jogja | NRPB
Copyright © 2011. YANG TERLUPAKAN - All Rights Reserved
© Copyright 2014 Papua Merdeka
Proudly powered by Blogger